
Perkenalkan, saya Rini, seorang dokter hewan yang menyelesaikan pendidikan pada September 2026 dengan gelar Dokter Hewan (drh.). Saat ini, saya bekerja secara kontrak di Kementerian Transmigrasi sebagai peneliti penyakit schistosomiasis di wilayah Sulawesi Tengah. Pengalaman ini memperluas wawasan saya dalam penelitian sekaligus memperkuat keinginan untuk berkontribusi bagi masyarakat.
Saya merupakan pribadi yang disiplin, mandiri, adaptif, dan berorientasi pada tujuan. Selama kuliah, saya aktif berorganisasi di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebagai Kepala Departemen Keilmuan. Peran ini mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, dan berpikir kritis. Di tengah kesibukan akademik dan organisasi, saya juga mampu mengelola waktu untuk bekerja serta mengembangkan bisnis.
Saya pernah merintis produk sambal pesse dan parfum, aktif dalam inkubator bisnis Universitas Airlangga, serta meraih penghargaan melalui produk parfum yang saya kembangkan. Selain itu, saya mulai membangun personal branding sebagai konten kreator.
Pada usia 20 tahun, saya berhasil mencapai omzet Rp100 juta melalui bisnis MSI. Pencapaian tersebut mengantarkan saya memperoleh berbagai apresiasi, termasuk motor, laptop, perjalanan gratis ke tiga negara, serta tiket gratis untuk menikmati pelayaran kapal pesiar di kawasan Karibia (Caribbean cruise). Pengalaman ini mengajarkan saya tentang konsistensi, keberanian mengambil peluang, dan pentingnya mengembangkan potensi diri.
Di balik berbagai aktivitas tersebut, saya juga mengemban tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. Hal ini membentuk saya menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab.
Bagi saya, waktu adalah aset berharga karena setiap detik menyimpan peluang untuk bertumbuh. Saya percaya bahwa kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang menciptakan peluang, memberikan manfaat, dan menginspirasi orang lain.
Bekerja secara kontrak sebagai peneliti penyakit schistosomiasis di wilayah Sulawesi Tengah, dengan fokus pada kegiatan penelitian dan pengumpulan data terkait penyakit schistosomiasis sebagai bagian dari upaya mendukung pengendalian penyakit di wilayah terdampak. Kegiatan ini mencakup observasi lapangan, pengumpulan dan pengolahan data, serta koordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung pelaksanaan penelitian. Pengalaman ini memberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam memahami permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya penyakit parasitik yang berkaitan dengan lingkungan, serta mendukung pengembangan strategi pengendalian penyakit berbasis data dan kondisi lapangan.