Mita Mawarni

Mita Mawarni

  • Universitas Gadjah Mada
Profil Lengkap

About Me

Lulusan profesi Apoteker Universitas Gadjah Mada yang memiliki pengalaman di bidang pelayanan farmasi, quality control, dan regulatory compliance. Tertarik berkarier di bidang manufacturing industri farmasi/kosmetik, khususnya bagian Quality Assurance, Quality Control, Regulatory Affairs, dan RnD. Saya merupakan orang yang detail-oriented, teliti, adaptif, dan sistematis.

Pendidikan

Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Pengalaman

RSUP Dr. Sardjito

1. Mengikuti rotasi di 10 area pelayanan farmasi rumah sakit, meliputi perencanaan, pengadaan dan produksi, farmasi rawat jalan dan rawat inap, ICU, kamar operasi, farmasi klinik, edukasi pasien, onkologi, dan CSSD untuk memahami operasional pelayanan farmasi secara menyeluruh. 2. Mendukung perencanaan dan pengelolaan perbekalan farmasi melalui analisis perubahan formularium, pola penggunaan obat, kebutuhan pengadaan, dan penggunaan obat berbiaya tinggi untuk mendukung ketersediaan obat dan penggunaan sumber daya secara efektif. 3. Mendukung penerapan keselamatan penggunaan obat melalui medication reconciliation, telaah resep, pemantauan Adverse Drug Reaction (ADR), dan evaluasi terapi untuk mengidentifikasi Drug-Related Problems (DRP) dan mendukung terapi yang lebih aman. 4. Mengevaluasi kepatuhan dan pelaksanaan operasional kefarmasian melalui peninjauan pengelolaan B3, ketersediaan MSDS, penerapan SOP, serta prosedur pengadaan untuk mendukung pelayanan farmasi yang terstandar dan sesuai ketentuan. 5. Mendukung pelayanan farmasi onkologi dan sediaan steril melalui evaluasi regimen kemoterapi, penanganan obat sitotoksik, proses penyiapan sediaan steril, dan Total Parenteral Nutrition (TPN). 6. Menerapkan pengetahuan kefarmasian berbasis bukti melalui pembahasan kasus klinis dan kajian literatur terkait farmakoterapi, ADR, Continuous Renal Replacement Therapy (CRRT), dan permasalahan terkait penggunaan obat. 7. Memberikan konseling pasien, informasi obat, dan edukasi kesehatan dengan menyampaikan informasi terkait obat secara jelas, praktis, dan mudah dipahami.

PT Prima Medika Laboratories

1. Melakukan pengujian mikrobiologi pada sampel farmasi, meliputi Total Plate Count (TPC), identifikasi mikroorganisme spesifik, uji sterilitas, bioburden, bacterial endotoxin, dan LWS untuk mendukung penilaian mutu produk. 2. Melakukan pengujian mikrobiologi menggunakan Laminar Air Flow (LAF), Biological Safety Cabinet (BSC), dan autoclave dalam proses preparasi dan pengujian sampel secara aseptik. 3. Mengacu pada Farmakope Indonesia (FI), CPOB, dan regulasi BPOM dalam pelaksanaan pengujian, interpretasi hasil, serta pengembangan metode pengujian mikrobiologi produk farmasi. 4. Menyiapkan media untuk environmental monitoring, meliputi settle plate, contact plate, dan air sampler, sebagai bagian dari pemantauan dan pengendalian kontaminasi di lingkungan terkendali. 5. Menyusun laporan Growth Promotion Test (GPT), environmental monitoring, dan potency testing dengan memastikan ketepatan dokumentasi dan ketertelusuran data sesuai prinsip GMP, GLP, GDP, dan data integrity. 6. Mengikuti rotasi lintas fungsi di Quality Assurance (QA), Quality Control (QC), Production, Warehouse, dan Engineering untuk memahami proses manufaktur farmasi, sistem mutu, alur material, dan penerapan GMP.

Apotek Garsen

1. Meraih peringkat 2 besar peserta praktik dengan memberikan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada pasien dan berkontribusi terhadap penjualan obat senilai Rp13+ juta. 2. Melayani dan memberikan konseling kepada pasien melalui pelayanan resep, swamedikasi, dan home pharmacy care, termasuk melakukan skrining resep untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat dan mendukung penggunaan obat yang aman dan tepat. 3. Mengelola persediaan obat melalui stock opname, pencatatan defecta, dan pemantauan stok untuk menjaga ketersediaan produk dan mendukung proses pemesanan ulang secara tepat waktu. 4. Mendukung proses pengadaan dan penerimaan obat dengan menyiapkan Surat Pesanan (SP), mencocokkan obat yang diterima dengan dokumen pemesanan, serta memeriksa jumlah dan kondisi produk untuk memastikan penerimaan obat sesuai pesanan. 5. Menjaga penyimpanan dan rotasi stok obat dengan menerapkan prinsip FIFO/FEFO, menata obat berdasarkan alfabet, serta memantau kondisi penyimpanan untuk mempertahankan mutu dan memudahkan akses produk. 6. Melakukan pemeriksaan kesehatan dasar meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, dan hemoglobin, serta memberikan informasi kesehatan yang relevan sebagai bagian dari pelayanan dan konseling kefarmasian.

PT United Dico Citas

1. Menyiapkan dan menyampaikan laporan wajib kefarmasian melalui e-WAS dan e-Report dengan memastikan kelengkapan, ketepatan, dan ketepatan waktu dokumentasi regulatori. 2. Memverifikasi dokumen distribusi kefarmasian, meliputi invoice, purchase order, dokumen pengiriman, dan dokumen recall untuk memastikan pencatatan distribusi yang akurat dan tertelusur. 3. Mendukung proses penerimaan dan distribusi obat dengan memeriksa dokumen produk, jumlah, kondisi fisik, nomor batch, dan tanggal kedaluwarsa sesuai prosedur yang ditetapkan. 4. Mengoperasikan dan memprogram temperature data logger menggunakan sistem Winlog, termasuk melakukan pengambilan data, dokumentasi, dan pemrograman ulang untuk siklus pemantauan berikutnya. 5. Memantau suhu gudang dan lemari pendingin menggunakan thermohygrometer dan electronic data logger untuk mendukung pengendalian kondisi penyimpanan obat secara berkelanjutan. 6. Mendukung penanganan dan distribusi Cold Chain Product (CCP) melalui kegiatan penerimaan dan pengiriman dengan menerapkan pengendalian suhu yang sesuai untuk menjaga mutu produk. 7. Menerapkan prinsip CDOB dan CDAKB dalam kegiatan penerimaan, penyimpanan, pemantauan suhu, dokumentasi, dan distribusi untuk mendukung kepatuhan, mutu, dan ketertelusuran produk.

Puskesmas Banguntapan III

1. Menggunakan SIMPUS melalui DGS Kesehatan, SMILE, SIMPERSADA, SELENA, dan SIMONA untuk mendukung pelayanan kefarmasian, pengelolaan database obat, pelaporan persediaan, dan penyediaan informasi obat secara elektronik. 2. Melakukan skrining resep, dispensing obat, dan Pelayanan Informasi Obat (PIO) dengan mengidentifikasi permasalahan terkait resep, memastikan ketepatan penyiapan dan pelabelan obat, serta memberikan informasi yang relevan kepada pasien. 3. Mengelola penerimaan, penyimpanan, dan persediaan obat serta pelaporan LPLPO untuk menjaga ketepatan pencatatan stok dan ketersediaan obat. 4. Menyusun alur Monitoring Efek Samping Obat (MESO) dan mendokumentasikan kegiatan Evaluasi Penggunaan Obat (EPO) untuk mendukung pemantauan keamanan obat dan penggunaan obat yang rasional. 5. Melakukan pemantauan terapi antituberkulosis melalui evaluasi penggunaan obat dan perkembangan pasien untuk mengidentifikasi potensi permasalahan serta mendukung kepatuhan pengobatan. 6. Melakukan pemeriksaan kesehatan dasar pada lansia dan anak dalam kegiatan Posyandu, memberikan obat dan vitamin sesuai kebutuhan, serta memberikan edukasi kesehatan untuk mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. 7. Memberikan edukasi terkait diabetes melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), mencakup penggunaan obat dan pengelolaan gaya hidup untuk mendukung pengendalian penyakit.

Dinas Kesehatan Kota Cilegon

1. Mengelola pencatatan persediaan 300+ obat dan alat kesehatan, termasuk pemantauan jumlah stok dan kondisi produk selama penyimpanan untuk menjaga akurasi inventaris dan mutu produk. 2. Meninjau SOP distribusi obat terhadap regulasi Kementerian Kesehatan dan standar mutu yang berlaku untuk memastikan prosedur distribusi sesuai dengan persyaratan regulatori. 3. Melakukan inspeksi kepatuhan pada apotek dan industri pangan rumah tangga (PIRT) untuk menilai penerapan standar mutu dan keamanan yang berlaku. 4. Mengoordinasikan distribusi obat ke 10+ puskesmas berdasarkan LPLPO dan formulir permintaan obat, serta melakukan verifikasi jumlah dan kondisi produk selama proses penanganan dan pengiriman.

Sedang memproses... Mohon tunggu...
Loading...