Sary Hasnarani

Sary Hasnarani

  • Universitas Gadjah Mada
Profil Lengkap

About Me

Apoteker lulusan Universitas Gadjah Mada dengan pengalaman praktik farmasi klinis di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan primer. Memiliki pengalaman dalam rekonsiliasi obat, telaah resep, pemantauan reaksi obat yang tidak dikehendaki (ROTD), identifikasi masalah terkait obat, serta evaluasi penggunaan antibiotik. Memiliki kemampuan analitis dan pemecahan masalah yang baik melalui kajian kasus klinis pada beragam populasi pasien serta keterlibatan dalam proyek peningkatan mutu pelayanan kefarmasian. Berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan pasien, mendorong penggunaan obat yang rasional, dan memberikan pelayanan kefarmasian berbasis bukti ilmiah. Teliti, adaptif, kolaboratif, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan kemahiran berbahasa Inggris (TOEFL 577).

Pendidikan

Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Pengalaman

PT. KIMIA FARMA TRADING & DISTRIBUTION (KFTD) Surakarta

Memperoleh pengalaman dalam operasional distribusi farmasi, meliputi perencanaan, pengadaan, penyimpanan, distribusi, penanganan retur, pengendalian persediaan, dan penjaminan mutu sesuai standar Good Distribution Practice (GDP) atau Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Mendukung penanganan produk rantai dingin (Cold Chain Product/CCP), termasuk pemantauan suhu dan penyimpanan sesuai persyaratan pengendalian suhu.

Puskesmas Mlati II Kabupaten Sleman

Memberikan informasi obat dan konseling kepada pasien untuk meningkatkan kepatuhan terapi serta mendukung penggunaan obat yang rasional, termasuk konseling kepada 10 pasien yang memerlukan sediaan dengan bentuk atau cara pemberian khusus. Mendukung pelayanan kefarmasian terhadap lebih dari 200 resep dan 100 pasien dalam kegiatan khitanan massal, meliputi penyiapan dan penyerahan obat, pelayanan informasi obat, serta konseling penggunaan obat. Melakukan pelaporan efek samping obat (ESO) pada 2 kasus dan melaksanakan 2 kunjungan Home Pharmacy Care. Memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai penggunaan antibiotik secara rasional serta berkolaborasi dengan tenaga kesehatan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan primer.

Apotek Ramadhan Kota Yogyakarta

Melaksanakan pelayanan dispensing dan Pelayanan Informasi Obat (PIO) terhadap lebih dari 200 resep, termasuk melakukan 10 kajian resep, 10 konsultasi swamedikasi, 2 sesi konseling, 2 kunjungan Home Pharmacy Care, dan 4 pelaporan efek samping obat (ESO), serta mendukung pengelolaan obat dan inventarisasi lebih dari 30 jenis obat dan alat kesehatan. Melakukan studi kelayakan apotek melalui analisis likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas sebagai dasar pendukung keputusan operasional dan bisnis. Melaksanakan mini project dengan menganalisis 130 resep Pasien Rujuk Balik (PRB), dengan hasil 99,2% resep memenuhi standar waktu pelayanan 15–30 menit, serta mengidentifikasi jumlah resep, distribusi tenaga kefarmasian, resep racikan, dan jam sibuk sebagai faktor utama yang memengaruhi waktu tunggu pelayanan.

RS PKU Muhammadiyah Gamping

Berpartisipasi dalam kajian resep dan pelayanan dispensing obat pada pasien rawat inap, rawat jalan, instalasi gawat darurat (IGD), dan unit perawatan intensif (ICU), serta memperoleh pengalaman dalam penyiapan sediaan secara aseptis dan penanganan obat sitotoksik. Melaksanakan rekonsiliasi obat pada 45 pasien dan pemantauan efek samping obat (ESO) pada 25 pasien untuk mendukung keselamatan penggunaan obat. Melakukan evaluasi penggunaan antibiotik pada 20 pasien menggunakan metode Gyssens dan Drug Utilization Evaluation (DUE). Menganalisis 15 kasus klinis untuk mengevaluasi ketepatan terapi, dosis, dan potensi masalah terkait obat (Drug-Related Problems/DRPs), serta menyelesaikan simulasi penyusunan formularium rumah sakit dan berpartisipasi dalam kegiatan edukasi penggunaan obat.

PT Nufarindo, Exeltis Indonesia

Mendukung kegiatan manajemen rantai pasok, meliputi perencanaan produksi induk (Master Production Planning), peramalan permintaan (Demand Forecasting), pemantauan ketepatan dan kelengkapan pengiriman (On Time In Full/OTIF), serta pengelolaan produk dengan masa simpan yang mendekati kedaluwarsa (Aging Product Management). Memperoleh pemahaman lintas fungsi mengenai operasional industri farmasi, mencakup PPIC, logistik, penjaminan mutu (QA), pengawasan mutu (QC), produksi, R&D, urusan regulatori, penanganan keluhan, serta aspek lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja (EHS).

RSUD Sultan Fatah Kabupaten Demak

Mengembangkan keterampilan praktis dalam pengelolaan obat, konseling pasien, dan farmasi klinis untuk mendukung pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada pasien. Berpartisipasi dalam kegiatan edukasi kesehatan “Selasa Pintar Pengunjung Sultan Fatah (Sapi Perah)” dengan topik kepatuhan penggunaan obat pada penyakit kronis. Menyelesaikan kajian kasus klinis pada pasien geriatri, kardiovaskular, neonatal, dan pediatrik dengan mengevaluasi ketepatan terapi, kesesuaian dosis, potensi masalah terkait obat (Drug-Related Problems/DRPs), serta menyusun rekomendasi terapi berdasarkan bukti ilmiah.

Sedang memproses... Mohon tunggu...
Loading...