
Saya adalah mahasiswa program studi Ilmu Gizi dari IPB University yang kini menempuh semester tujuh, dengan ketertarikan khusus pada isu ketahanan pangan, khususnya persoalan food waste yang sering luput dari perhatian dibanding isu gizi lain seperti stunting. Ketertarikan dengan hal tersebut, saya tuangkan lewat skripsi yang menelusuri penelitian tentang seberapa besar, seperti apa pola dan penyebab makanan terbuang di rumah tangga negara-negara berkembang. Saya juga sedang terlibat dalam menyusun buku panduan menu gizi untuk program MBG dalam kegiatan Dosen Pulang Kampung yang diadakan oleh IPB University. Selain riset mengenai hal tersebut, saya juga tertarik belajar lebih jauh mengenai kebijakan pangan yang lebih berkelanjutan, karena saya yakin memperbaiki pola makan di level rumah tangga adalah salah satu jalan keluar dari masalah gizi yang masih dihadapi Indonesia. Saya juga telah menyelesaikan PKL Gizi Masyarakat dengan penempatan di Kabupaten Bogor dengan mitra Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor dan desa mitra yaitu Desa Ciomas Rahayu. Saya berkesempatan melihat secara langsung bagaimana persoalan pangan dan gizi serta ketahanan pangan yang saya pelajari secara teori benar-benar terjadi dan perlu ditangani di lapangan. Beberapa pengalaman ini membuat saya semakin yakin bahwa persoalan gizi tidak cukup diselesaikan lewat data saja, melainkan perlu dijembatani dengan aksi yang benar-benar bisa dijalankan masyarakat sehari-hari. Melalui kegiatan Siap Impact sebagai ruang yang tepat untuk mempertemukan kedua sisi tersebut, saya ingin belajar lebih jauh sekaligus menyumbang perspektif dari sisi ilmu gizi dalam merancang solusi dari permasalahan yang ada.
Belum ada data pengalaman.